Deus Ex Human Revolution

Info:
Year: 2011
Genre: Action (Shooter) / RPG / 3D / 1st Person / 3rd Person
Developer: Eidos Montreal and Nixxes Software
Publisher: Square Enix
Description:
Deus Ex: Human Revolution is the third game in the Deus Ex first-person role-playing video game series, and a prequel to the original game. It is being developed by Eidos Montreal.

Gameplay:
In the Deus Ex games, augmentations are body modifications that allow the user superhuman abilities. While augmentations in the first two games were nanotech, Human Revolution is set prior to both and instead features mechanical augmentations. These will be divided into four types: Combat, Stealth,Technology and Social. Using social skills, social augmentations and stealth a player is able to play through the whole game killing only the bosses.Every enemy squad will have an identifiable squad leader who will direct the teams actions. If the leader is killed, the squad falls into disarray. Enemies will also react to subtle player decisions, such as a change in behaviour or weapons, etc. Unlike in Invisible War, weapons will fire distinct ammunition types instead of depleting a unified pool. They can also be upgraded to better suit the player. Deviating from previous titles in the series, Human Revolution will use a regenerating health model. This change was made because the developers didnt want players to get into a situation where they were unable to progress due to low health, and would be forced to "scrounge for med packs." They see this scrounging behavior as breaking the flow of the game when one retreats to search the entire level for medical supplies. They believe their regenerating health model will still encourage tactical and strategy forming retreats, but not to the extent where the tension and flow of the game is disrupted. Despite using a regenerating health model, the game will still include health restoring consumables, such as food.

System requirements:
OS: Windows XP (SP 3) / Vista (SP 1) / 7
Processor: AMD Phenom II X4 or Intel Core 2 Quad
Memory: 2 GB
Video Memory: AMD Radeon HD 5850
Sound Card: Sound Card compatible with DirectX
Hard Drive: 8.5 GB free hard disk space
DirectX: 9
Mediafire Download Link-

Download Now
size: 2.8 gb
Mediafire Password-
world4free.in

Brigadir Susanto Terduga Penembak AKBP Pamuji

Kepala Detasemen Markas (Kadenma) Polda Metro Jaya (PMJ), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pamuji tewas ditembak di ruang piket Pelayanan Markas (Yanma) PMJ, Jakarta, pada Selasa (18/3/2014) pukul 21.30 WIB.

Pelaku penembakan hingga tewas Kepala Detasemen Markas (Kadenma) Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Pamuji di ruang piket Pelayanan Markas (Yanma) PMJ, Jakarta, Selasa (18/3/2014) malam, diduga dilakukan anak buahnya, Brigadir Susanto.

Kepala Denma AKBP Pamudji meninggal dunia ditembak anak buahnya Brigadir Susanto. Penembakan ini ternyata karena persoalan sepele. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno, pelaku tak terima dimarahi karena memakai pakaian preman saat piket.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap saksi-saksi dan Brigadir
Susanto, diketahui penembakan diduga karena Brigadir Susanto kesal dan tersinggung ditegur keras oleh atasannya, AKBP Pamuji, karena tidak menggunakan pakaian dinas saat piket jaga kantor Yanma. Selanjutnya, saksi-saksi melihat kedua cekcok mulut sebelum AKBP Pamuji ditembak di bagian kepala.

Belum 24 jam Kapolda baru Irjen Pol Dwi Priyatno menjabat sebuah
insiden penembakan terjadi di dalam Markas Polda Metro Jaya, Selasa (18/3/2014). Saat ini pihaknya masih memeriksa tiga orang saksi dengan inisial S, L, dan J. Belum diketahui motif penembakan tersebut. "Penyebab atau motif masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Polisi Periksa Tiga Orang Terkait Penembakan AKBP Pamudji di Mapolda Metro Jaya. Pihak Kepolisian tengah memeriksa tiga orang saksi, yakni petugas piket, terkait insiden penembakan Kepala Pelayanan Masyarakat, AKBP Pamudji.

Ketiganya masing-masing berpangkat Brigadir dengan inisial S, L, dan J. Beredar kabar bahwa pelaku penembakan di bagian kepala atau pelipis itu adalah Brigadir S yang bernama lengkap Susanto. Ditanyakan soal itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto menampik.

Brigadir Susanto kini sudah berhasil diamankan di Provost Polda Metro Jaya. Brigadir Susanto diamankan oleh petugas piket provost Polda Metro, Iptu Amrizal karena menembak atasannya Kadenma Polda Metro Jaya AKBP Pamuji.

Dari keterangan saksi Aiptu Dede Mulyani, Danru 2 Piket Yanma Polda, diketahui sempat terjadi cekcok mulut antara Brigadir Susanto dengan AKBP Pamuji sebelum kejadian penembakan. Saat Dede meninggalkan TKP, terdengar suara tembakan sebanyak 2 kali. Selanjutnya Dede kembali dan melihat korban sudah terluka dan bersimbah darah. Dede lalu melapor ke petugas piket lainnya.

Sementara korban sempat dibawa ke ruang pemeriksaan medis di Dokkes Polda Metro Jaya, sebelum akhirnya meninggal dunia. Menurutnya, polisi masih mendalami motif penembakan tersebut. AKBP Pamudji tewas tertembak di depan kantor Pelayanan Masyarakat Polda Metro Jaya. Dia tewas sekitar pukul 21.50 WIB. Di sebelah jenazah korban ditemukan sepucuk pistol yang disebut senjata api piket. Pamudji sendiri diketahui baru bertugas selama 6 bulan di Polda Metro Jaya.

Ini Alasanya Mengapa Nabi Melarang Meniup Air Panas


Inilah jawabannya : Nabi melarang sahabatnya meniup air panas yang akan diminum. Beliau tidak menerangkan tetapi melarang keras hal tersebut. Ternyata dalam penelitian sains, air panas (H2O) yang bertemu dengan karbondioksida (CO2) yang dihembuskan olehmulut, maka akan menghasilkan persenyawaan H2CO3 (asam karbonat). Dan jika asam karbonat itu masuk dalam tubuh manusia,maka dapat menyebabkan penyakit jantung.

Ternyata berabad-abad lamanya, tanpa ada teknologi yang canggih, Rasulullah Saw sudah tahu terlebih dahulu tujuannya. Apa yang ada di dalam diri Rasulullah Saw, adalah berasal dari ALLAH SWT.

source

Tips Agar Lebih Fotogenic Saat Dipotret


Memotret manusia, terutama close-up wajah kadang-kadang hasilnya tak sesuai harapan. Fotografer Peter Hurley punya trik sederhana untuk mengatasinya. Yang penting tau jurus kuncinya.

Menurut Peter, salah satu cara tercepat agar siapapun kliennya tampak lebih keren adalah dengan memperkuat garis dagu mereka. Caranya adalah, buatlah wajah kamu atau orang yang ingin kamu jadikan model, sedikit condong ke arah depan saat disuruh berpose headshot. Jangan biarkan posisi wajah menempel dengan leher, karena akan memperjelas lipatan dagu.


Lihat contoh-contoh foto di bawah ini. Peter Hurley membuat garis dagu mereka tampak lebih kuat dan jelas profilnya sehingga dari kiri ke kanan masing-masing mereka menjadi tampak lebih cantik/ganteng hanya karena garis dagunya ditata sedemikan rupa.



Selain trik simpel di atas, masih ada beberapa tips lainnya, yakni:
  1. Jika kepala obyek botak, potretlah dari angle yang rendah (kamera agak mendongak keatas) dan jika kamu menggunakan pencahayaan tambahan, usahakan agar tidak ada sumber cahaya yang memantul di kepalanya.
  2. Jika wajahnya memiliki kerutan yang banyak atau banyak jerawatnya, gunakan sumber cahaya yang arahnya dari depan, bukan dari samping. Cahaya yang datang dari samping akan memperjelas tekstur kerutan ini
  3. Jika wajah obyek telinganya gede, aturlah pose mereka supaya hanya satu telinga yang terlihat dan usahakan agar telinga yang terlihat ini tidak tampak menonjol
  4. Jika berhidung pesek, potretlah dari depan dan aturlah pose-nya agar muka menatap lurus ke depan.
  5. Jika wajah obyek lumayan tembem, aturlah pose-nya agar menatap serong ke kanan atau kiri namun jangan sampai lurus ke samping, serong sedikit saja.
source